29.12.10

PERAWATAN IKAN CUPANG




Kebanyakan orang memilih ikan cupang untuk dibeli adalah menyesuaikan dengan selera mereka. Apakah dari warna, jenis ikan cupang, bentuk tubuh ikan atau bahkan dari segi kemudahan perawatan ikan cupang. Saat ini, ikan cupang plakat yang memiliki sirip dan bentuk ekor yang lebih pendek dari ikan cupang hias lainnya, dianggap sebagai ikan cupang yang paling mudah perawatannya. Mengapa ? karena ia lebih tahan dengan kondisi air tempat hidupnya.

Ketika ikan cupang baru dibeli maka salah satu hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana perawatan ikan cupang tersebut untuk selanjutnay. Salah satunya yaitu kondisi air yang akan digunakan sebagai tempat hidup ikan cupang. Sebaiknya air yang digunakan sudah diendapkan minimal selama 48 jam. Apalagi jika air yang digunakan adalah air PAM, maka pengendapan ini sangat baik untuk menghilangkan kandungan klorin didalamnya. Perawatan ikan cupang sejak awal membeli memang sudah harus dilakukan agar tidak terjadi penyesalan dikemudian hari.

Banyak orang yang menempatkan ikan cupang di dalam botol bekas minuman. Hal ini kurang baik untuk perawatan ikan cupang, karena cupang kurang bebas bergerak dan mempertontonkan keindahannya. Paling tidak seekor ikan cupang membutuhkan minimal satu liter air untuk menunjang kehidupannya. Aquarium kecil yang berbentuk persegi panjang adalah tempat yang paling baik untuk ikan cupang. Hal ini karena aquarium tersebut memiliki permukaan yang lebar untuk pertukaran oksigen dan lebih mudah untuk membersihkan sehingga lebih mudah dalam hal perawatan ikan cupang.

Disamping itu, jangan menggunakan air yang sudah disuling karena dapat mengakibatkan ikan cupang kekurangan mineral. Sehingga kurang baik untuk perawatan ikan cupang. Anda bisa gunakan air ledeng atau air sumur yang sudah diendapakan atau diaerasi. Di Indonesia, air tanah memiliki PH antara 3.5 sampai 5 dan akan mendekati normal bila sudah diendapkan. Kondisi ini akan sangat menunjang perawatan ikan cupang. Penambahan garam ikan secukupnya bisa dilakukan untuk meningkatkan kadar PH dan mencegah bibit penyakit yang mungkin masih tertinggal di tubuh ikan.
 

Untuk perawatan ikan cupang setiap harinya, hendaknya kotoran ikan disedot ( disiphon ) dan ditambahkan lagi air baru secukupnya. Penggantian air secara total bisa dilakukan seminggu dua kali. Memang sebenarnya, hal terpenting dalam perawatan ikan cupang terletak pada makanan, kondisi air dan kebersihan kolamnya saja. Bila hal ini dilakukan dengan rutin dan teratur maka keindahan ikan cupang akan terjaga. Penambahan daun ketapang kering juga sangat dianjurkan untuk mengondisikan air sesuai dengan habitat yang disenangi cupang.

Pemberian pakan dan vitamin akan membuat tubuh ikan semakin sehat dan bugar. Pakan yang diberikan bisa berbentuk buatan maupun pakan hidup tetapi kebersihan pakan dan pemberian nutrisi tetap harus diperhatikan. Nutrisi yang seimbang dan pemberian vitamin sangat baik bagi perawatan ikan cupang. Terutama untuk menambah kecemerlangan warnanya.

Baca selengkapnya SARANG CUPANG - PUSAT INFO IKAN CUPANG HIAS

28.12.10

BUDIDAYA CUPANG



Biasanya, penghobi cupang tidak hanya puas hanya dengan memelihara ikan cupang saja. Tetapi juga dengan membudidayakannya. Apalagi, budidaya cupang relatif lebih mudah dibandingkan dengan membudidayakan ikan hias lainnya. Keinginan untuk membudidayakan cupang bagi hobiis umumnya dilatarbelakangi keinginan untuk mendapatkan ikan cupang dengan kualitas yang lebih baik. Dan merupakan kebanggaan tersendiri bila bisa mendapatkan ikan cupang yang berkualitas dari hasil budidaya sendiri. 

Namun demikian, bagi peternak ikan hias, budidaya cupang juga dapat memberikan penghasilan yang layak. Apalagi bila hasil budidayanya mempunyai kualitas yang bagus, tentu hobiis akan datang dengan sendirinya. Seekor ikan cupang bisa dihargai sampai jutaan rupiah.

Oleh karena itu, seperti umumnya saran dari hobiis ikan, apabila Anda ingin melakukan budidaya cupang maka pilihlah indukan yang berkualitas. Mengapa ? karena biaya yang dikeluarkan akan sama dengan budidaya cupang menggunakan indukan yang biasa-biasa saja. Katakanlah untuk seekor ikan cupang dengan kualitas biasa diperlukan biaya pakan Rp 1000,- / hari. Maka biaya pakan untuk cupang yang berkualitas akan sama Rp 1000,-. Biaya lainnya pun sama juga. Tidak ada bedanya. Yang membedakan hanya Harga indukannya saja. Tentu saja harga indukan cupang yang berkualitas lebih mahal dari pada yang biasa saja.

Ciri-ciri indukan cupang yang berkualitas yang bagus untuk budidaya cupang yaitu :

-Indukan Jantan
1. Umur 5 – 6 bulan
2. Tidak cacat, sehat, dan berasal dari gen yang bagus
3. Mempunyai warna yang cerah mengkilap
4. Bentuk badan ramping dan panjang
5. Ekor dan sirip yang panjang serta mempunyai bentuk yang sempurna,bisa mengembang 180 derajat seperti kipas.
- Indukan betina
1. Umur 4 – 6 bulan
2. Badan pendek dan gemuk
3. Tidak cacat, ekor bisa mengembang dan berasal dari gen yang baik.

Disamping mempersiapkan induk cupang yang baik, faktor penting lain dalam budidaya cupang adalah tersedianya sarana budidaya yang dibutuhkan. Sarana budidaya harus sesuai dengan syarat hidup dan kenyamanan ikan cupang dalam memijah agar tingkat kegagalan dapat diminimalisir. Sarana budidaya cupang antara lain tempat pemijahan, kualitas air yang baik, substrat atau tanaman air, obat-obatan dan sebagainya.

Tempat pemijahan
Tempat pemijahan untuk budidaya cupang tidak serumit pemijahan ikan hias lainnya. Kita bisa menggunakan berbagai sumber daya yang ada disekitar kita. Pemijahan bisa dilakukan di bak plastik, kolam kecil, aquarium ukuran minimal 60 x 50 x 40, bak air bekas dan sebagainya. Bahkan ada yang menggunakan toples, baskom, kaleng bekas cat dan gallon air. Namun saya lebih suka menggunakan wadah yang agak besar karena tempat pemijahan sekaligus digunakan sebagai kolam pendederan sampai burayak cupang berumur kurang lebih 2 bulan.

Kualitas Air
Ikan cupang memang tidak rewel dalam kualitas air sebagai tempat hidup. Namun dalam budidaya cupang, kualitas air tetap harus diperhatikan. Karena ikan cupang juga membutuhkan kualitas air yang baik untuk mempertahankan kualitas hidupnya, terutama ikan cupang hias. Bahkan untuk ikan cupang yang berkualitas kontes, tentu kualitas air merupakan salah satu factor paling penting yang harus diperhatikan. Banyak orang yang menggunakan air PAM untuk tempat hidup ikan cupang. Padahal air PAM banyak mengandung klorin yang dapat merusak organ luar tubuh ikan. Air Pam ini baru bisa digunakan dalam budidaya cupang jika sudah endapkan selama 48 jam. Lebih bagus lagi jika diaerasi.

Pemberian Substrat
Pemberian substrat dalam budidaya cupang bertujuan untuk memudahkan cupang mengumpulkan busa guna melekatkan telur. Substrat yang biasa digunakan adalah daun ketapang kering, daun pisang, daun mangkokan, enceng gondok, kapu-kapu, ganggang. Saya sendiri selalu menggunakan daun ketapang kering sebagai substrat. Karena menurut saya, fakta dilapangan menunjukkan bahwa ikan cupang yang tinggal di air gelap karena ketapang, jauh lebih indah dan lebih sehat. Ketapang adalah salah satu resep asia untuk budidaya cupang. Bahkan sekarang sudah diinstankan dalam botol kemasan, salah satunya Atiston Betta Spa.

Proses Pemijahan
  1. Masukkan induk jantan dalam tempat pemijahan yang telah diberi substrat. Kedalaman air kurang lebih 20 – 25 cm.
  2. Masukkan induk betina di sore atau keesokan harinya. Namun induk betina terlebih dahulu ditempatkan dalam botol transparan agar tidak diserang oleh cupang jantan. Disamping itu untuk menumbuhkan birahi antara kedua indukan cupang. Pada tahap ini biasanya induk cupag jantan sudah membuat busa untuk menempelkan telur.
  3. Keluarkan induk betina dari botol transparan untuk dicampurkan dengan induk jantan. Jika cupang tersebut berjodoh maka tidak lama kemudian akan terjadi pemijahan. Induk jantan akan menjepit induk betina dan cupang betina akan mengeluarkan telur untuk dibuahi. Kemudian mereka akan bersama membawa telur tersebut kedalam busa yang sudah dibuat.
  4. Jika proses pemijahan sudah selesai, kira-kira 1-2 jam kemudian angkat induk betina
  5. Biarkan induk jantan menjaga dan menetaskan telurnya. Selama 2 – 3 hari setelah menetas, burayak cupang tidak perlu diberi makan karena masih mempunyai persediaan kuning telur dalam tubuhnya. Setelah itu, burayak cupang bisa diberi makan kutu air atau mikroworm.
Saya sendiri tidak pernah menggunakan kuning telur sebagai pakan burayak ikan cupang. Karena saya beranggapan bahwa kuning telur dapat membuat air menjadi keruh dan tercemar serta menimbulkan bau yang busuk. Sehingga bisa membuat burayak cupang mudah mati. Selama ini saya selalu memberi makan kutu air untuk burayak dan Alhamdulillah hasilnya selalu bagus. Persentase kematian pun kecil.
Ikan hasil budidaya cupang bisa dipanen saat berumur 1.5 sampai 2 bulan. Sekaligus disortir antara jantan dan betina kemudian dibedakan antara kualitas yang bagus dan yang tidak. Hal ini karena meskipun induk yang kita pilih merupakan indukan yang bagus tetapi belum tentu burayak yang dihasilkan juga 100 % bagus. Pasti ada yang reject. Nah, bagaimana kalo induk nya kurang bagus ? bisa bisa 100 % reject

Yang perlu dipahami dalam budidaya cupang adalah cara budidaya untuk masing-masing breeder cupang mungkin sedikit berbeda. Cara budidaya yang berhasil bagi orang lain belum tentu berhasil juga buat kita. Kita masing-masing harus mempunyai settingan cara budidaya versi kita sendiri. Disamping cara budidaya cupang seperti yang telah saya jelaskan diatas.

Baca selengkapnya SARANG CUPANG - PUSAT INFO IKAN CUPANG HIAS

27.12.10

Perkembangbiakan Ikan Cupang



Salah satu hal utama yang perlu diperhatikan dalam perkembangbiakan ikan cupang adalah ketersediaan air yang berkualitas, yaitu yang sesuai dengan standar kebutuhan ikan cupang. Banyak orang yang menganggap bahwa memelihara ikan cupang itu mudah, namun kurang memperhatikan kualitas air yang digunakan. Agar ikan cupang dapat hidup dan berkembang dengan baik, diperlukan air dengan PH yang netral yakni 7. Pengukurannya dapat menggunakan kertas lakmus maupun PH meter.


Jika kualitas air sudah sesuai bagi perkembangbiakan ikan cupang, maka langkah selanjutnya adalah pemilihan indukan yang berkualitas. Jika Anda serius untuk beternak ikan cupang atau hanya sekedar coba-coba untuk mengawinkan ikan cupang, maka saran saya adalah dengan memilih indukan yang berkualitas daripada indukan cupang yang biasa-biasa saja. Mengapa ? karena biaya perawatan sehari-hari nya akan sama. Tidak ada beda antara perkembangbiakan ikan cupang menggunakan indukan yang biasa dengan indukan yang bagus.

Sebaiknya dipilih indukan ikan cupang yang benar-benar mampu menghasilkan benih yang bagus dan tidak banyak yang rejected. Budi daya bisa dimulai dengan dua atau tiga pasang indukan cupang. Perkembangbiakan ikan cupang yang berkualitas bagus akan lebih memberikan kepuasan bagi breeder, disamping akan memberikan harga jual yang lebih tinggi.

Berikut adalah ciri indukan ikan cupang yang berkualitas :

- Indukan Jantan
1.Berasal dari Genotip yang baik, sehat dan tidak cacat.
2.Ekor dan sirip yang panjang serta dapat mengembang 180 derajat seperti kipas.
3.Bentuk badan yang panjang dan ramping
4.Kombinasi warna yang bagus, berwarna cerah dan bagus
5.Umur 6 bulan keatas
6.mempunyai dasi yang panjang, balance antara dasi kanan-kiri, serta bentuknya bagus dan rapi

- Indukan Betina
1.Tidak cacat, sehat dan mempunyai bentuk ekor yang mengembang serta beasal dari genotip yang baik
2.Badan pendek dan gemuk
3.Sudah berumur diatas 4 bulan


Ciri-ciri indukan yang siap pijah :
Induk Jantan : titik putih dibagian perut lebih menonjol serta warna lebih cerah, mengumpulkan busa untuk menempelkan telur
Induk Betina : titik putih dibawah perut tempat keluar telur lebih menonjol dan muncul garis putih vertikal.

Perkembangbiakan ikan cupang tidak terlepas dari pemberian substrat. Substrat berguna untuk sarang tempat mengumpulkan busa untuk melekatkan telur, tempat bercengkrama dengan pasangannya dan juga sebagai tempat bersembunyi. Substrat yang biasa digunakan adalah daun enceng gondok, kapu-kapu, daun ketapang kering atau daun pisang kering.

Proses perkembangbiakan ikan cupang adalah sebagai berikut :

1.Beri makan indukan jantan dan betina dengan makanan yang cukup selama 5-7 hari
2.Masukkan induk jantan di pagi hari kedalam tempat perkembangbiakan, bak air, kolam kecil, atau akuarium minimal 60 x 50 x 40 cm. Jangan lupa untuk diberikan substrat terlebih dahulu. Kedalama air kira-kira 20-25 cm
3.Masukkan induk betina di sore hari atau di keesokan harinya. Namun cupang betina dimasukkan terlebih dahulu kedalam botol transparan terlebih dahulu. ( biasanya digunakan botol minuman air kemasan yang sudah dipotong bagian atasnya). Hal ini agar cupang betina tidak diserang oleh cupang jantan disamping itu untuk menumbuhkan birahi antara kedua indukan. Pada tahap ini biasanya cupang jantan akan membuat busa sebagai persiapan perkembangbiakan.
4.Campurkan induk betina di pagi harinya sekitar pukul 7-9 pagi. Jika keduanya berjodoh maka tidak lama kemudian pemijahan akan berlangsung. Dan akan terlihat bagaimana kedua indukan mengumpulkan telur hasil pemijahan dan menempelkannya kedalam busa yang sudah mereka siapkan.
5.Angkat induk betina 1-2 jam setelah pemijahan. Hal ini untuk menghindari serangan induk jantan, karena setelah pemijahan induk jantan akan menjaga telur yang sudah dibuahi.
6.Biarkan induk jantan menjaga telur sampai menetas. Selama itu cupang jantan tidak perlu diberi makan dan biasanya cupang pun tidak mau makan.
7.Telur akan menetas dalam waktu 3 – 4 hari. Dan selam 3 hari anak ikan tidak perlu diberi makan karena masih mempunyai persediaan kuning telur di dalam tubuhnya.

Baca selengkapnya SARANG CUPANG - PUSAT INFO IKAN CUPANG HIAS

29.9.10

PENJUAL IKAN CUPANG



Saat ini, penjual ikan cupang mudah ditemukan hampir di setiap kota di Indonesia. Baik di sentra budidaya ikan cupang, sentra penjualan ikan hias maupun peternak ikan cupang secara perorangan yang langsung menjual hasil budidayanya.

Apalagi didukung dengan kemajuan teknologi dimana penggunaan internet dalam dikehidupan sehari-hari seperti sudah menjadi kebutuhan. Maka semakin mudah saja bagi peminat dan hobiis untuk menemukan penjual ikan cupang. Di internet anda tinggal search di google dengan menuliskan "penjual ikan cupang" maka akan banyak anda temukan alamat bahkan nomor HP penjual yang bisa langsung dihubungi.

Begitu mudahnya menemukan penjual ikan cupang. Namun Anda harus berhati-hati dan cermat dalam memilih ikan cupang. Jangan sampai karena kekurangcermatan kita mengakibatkan penyesalan. Tentukan dahulu tujuan Anda membeli ikan cupang. Hanya Untuk sekedar penghias aquarium, untuk mainan anak-anak, buat indukkan untuk diternak, untuk kontes, atau untuk dijual lagi.

Pada dasarnya, penjual ikan cupang dapat dibagi dua kelompok yaitu :

1. Penjual berdasarkan kuantitas
Biasanya penjual dalam kelompok ini bisa ditemui di sentra penjual ikan hias. Di Surabaya banyak di temui di Jl Irian Barat. Sebagai salah satu sentra penjualan ikan hias di Jawa Timur, Jl. Irian barat banyak didatangi penjual ikan hias, termasuk penjual ikan cupang. Ikan yang dijual dengan harga partai umumnya tidak memperhatikan kualitas ikan. Yang penting dagangan cepat laku dan mereka cepat mendapat untung.

2. Penjual berdasarkan kualitas
Penjual ikan cupang kelompok ini menjual ikan dengan kualitas yang bagus. Walaupun pada dasarnya mereka juga mengejar kuantitas penjualan tetapi mereka tetap menjaga kualitas ikan yang dijual. Sehingga cupang yang dijual terkesan "mahal". Namun harga yang mereka tawarkan umumnya sebanding dengan kualitas ikan yang diberikan. Biasanya ikan yang dijual mempunyai keelokan, kombinasi warna dan bentuk tubuh yang bagus. Maka tak heran harganya mencapai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.

Salah satu tips untuk membeli ikan dengan kualitas yang bagus adalah dengan membeli pada penjual ikan cupang yang sudah mempunyai reputasi yang bagus dan sudah "terpercaya". Jadi kemungkinan untuk mendapatkan ikan bagus tapi jelek- ingat : penjual hampir selalu mengatakan bahwa barang dagangannya selalu bagus dan tidak ada yang jelek- bisa lebih diminimalisir. Terutama bagi pemula yang masih perlu banyak belajar untuk mengetahui kualitas ikan cupang yang baik.

Berikut ini adalah sentra penjual ikan cupang di Indonesia :

1. Badas dan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Jawa Timur
2. Jl. Irian Barat dan Jl Patua, Surabaya, Jawa Timur
3. Slipi, Jakarta Barat


Baca selengkapnya SARANG CUPANG - PUSAT INFO IKAN CUPANG HIAS

28.9.10

PAKAN IKAN CUPANG



Terdapat berbagai macam pakan ikan cupang yang bisa didapat dengan mudah. Baik berupa makanan buatan maupun makanan alami. Namun secara umum, ikan cupang lebih menyukai makanan yang bergerak.

Berikut berbagai macam pakan ikan cupang :

1. Cacing Darah ( blood worm )
Cacing darah merupakan jenis pakan ikan cupang yang paling aman, khususnya bagi cupang dewasa. Dikarenakan kandungan lemaknya rendah sehingga tidak mengganggu organ reproduksi. Di pasaran cacing darah bisa didapatkan dalam keadaan beku ataupun masih fresh.


2. Cacing Sutra ( tubifex worm )
Cacing sutra sangat mudah didapat karena memang diperjualbelikan oleh pedagang ikan maupun pedagang umpan. Harga cacing sutra relatif lebih murah dibandingkan blood worm. Namun karena kandungan lemaknya tinggi maka kurang cocok diberikan untuk ikan cupang dewasa, karena cupang yang terlalu gemuk dapat berpengaruh pada organ reproduksinya. Cacing sutra cocok diberikan sebagai pakan ikan cupang untuk pembesaran.

3. Jentik Nyamuk ( Cuk )
Pada musim kemarau, Jentik nyamuk ini banyak diketemukan di air yang menggenang. Jika ingin menghemat biaya pakan ikan cupang, maka jentik nyamuk adalah salah satu solusinya. Jentik nyamuk adalah pakan ikan cupang yang paling murah. Kebanyakan petani ikan cupang hias mendapatkannya dengan mencari di got atau parit. Pemberian cuk jangan berlebihan karena cuk yang tidak termakan akan berubah menjadi nyamuk.

4. Kutu Air
Contoh kutu air adalah moina dan daphnia. Kutu air juga bisa dibeli melalui pedagang makanan ikan hias maupun dikultur sendiri. Untuk mengkulturkannya anda membutuhkan mangkuk air hijau. Ambil dan tambahkan sedikit ke tangki anakan ikan. Daphnia akan memakan seluruh kotoran microscopic, seiring dengan mereka makan, mereka akan mengambang dan sebagai kebalikannya anakan ikan akan memakan mereka. Sebagai salah satu pakan ikan cupang, kutu air juga bisa didapatkan di parit atau sungai kecil.

5. Artemia ( brine shrimp )
Artemia adalah embrio yang tadinya tertidur kemudian bangun. Artemia adalah sejenis udang primitif. Artemia merupakan pakan ikan cupang yang terjadi melalui metamorfosis ketika meraka bebas berenang. Burayak cupang sangat menyukainya. Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan artemia adalah 25-30 derajat celcius.

6. Vinegar Eel
Ini adalah pakan ikan cupang yang cocok untuk burayak cupang. Bentuk mereka lebih kecil dibanding brine shrimp dan sangat baik untuk makanan pertama. Untuk budidayanya anda membutuhkan kontainer yang lebar, cuka apel, potongan apel kecil dan starter Culture. Isi teko dengan campuran tersebut. Taruh ditempat gelap dan tinggalkan beberapa minggu.

7. Infusoria
Infusoria adalah pakan ikan cupang yang sempurna, terutama untuk anak cupang yang baru menetas. Infusoria berbentuk jasad renik atau ganggang renik. Anda bisa membuatnya dengan cara menyiapkan sayuran busuk kedalam wadah yang berisi air. Maka dalam beberapa hari akan terbentuk infusoria dengan jumlah yang berjuta-juta.

8. Paramecium
Pakan ikan cupang jenis ini gampang dan mudah diperoleh. Paramecium merupakan protozoa yang komplek yang merupakan makanan pengganti setelah anak ikan menetas. Pengulturannya menggunakan wadah kecil yang berisi air yang kemudian dituangkan sedikit Liquifry. Lalu wadah dibawa keluar untuk mendapatkan cahaya terang selama beberapa hari. Pemanenan paramecium dilakukan dengan cara menuangkan hasil kultur kedalam wadah yang berisi ikan cupang.

Baca selengkapnya SARANG CUPANG - PUSAT INFO IKAN CUPANG HIAS